Jakarta — Program Studi Arsitektur menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu di Auditorium Prof. Harun Zain yang menghadirkan dua narasumber terkemuka dari kalangan praktisi dan akademisi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai perkembangan dunia arsitektur, baik dari perspektif profesional maupun akademik.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Arsitektur, Rona Fika Jamila, Kuliah tamu ini diselenggarakan atas inisiasi dosen Program Studi Arsitektur, Mona Anggiani, sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan dunia profesi dan penelitian arsitektur saat ini.

Narasumber pertama, Ar. Haufi Sukmamedian, ST, MM.Par, IA, membagikan pengalaman profesionalnya dalam mengembangkan berbagai proyek yang mengintegrasikan aspek arsitektur, pariwisata, dan pengelolaan kawasan. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa seorang arsitek tidak hanya dituntut memiliki kemampuan desain yang baik, tetapi juga memahami konteks sosial, budaya, ekonomi, serta potensi kawasan yang menjadi bagian dari proses perancangan.

Sementara itu, narasumber kedua, Prof. Emeritus. Bambang Heryanto, M.Sc. Ph.D., memberikan perspektif akademik mengenai perkembangan ilmu arsitektur di tengah perubahan global yang berlangsung sangat cepat. Dalam pemaparannya, ia mengajak mahasiswa untuk melihat arsitektur sebagai disiplin ilmu yang terus berkembang dan membutuhkan kemampuan berpikir kritis, riset yang kuat, serta kepekaan terhadap isu-isu keberlanjutan.

Prof. Emeritus. Bambang Heryanto, M.Sc. Ph.D. juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam menghadapi berbagai tantangan perkotaan, perubahan lingkungan, dan kebutuhan masyarakat masa depan. Menurutnya, arsitek masa kini tidak hanya berperan sebagai perancang bangunan, tetapi juga sebagai pemikir dan problem solver yang mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan ruang dan lingkungan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi salah satu bagian yang paling menarik, di mana peserta memanfaatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para narasumber mengenai pengalaman profesional, perkembangan teknologi desain, hingga prospek karier di bidang arsitektur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Rr. Diana Ayudya, S.T., M.T. dan Nadia Resita C., S.T., M.T., yang bersama sivitas akademika Program Studi Arsitektur memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan akademik tersebut.

Melalui penyelenggaraan kuliah tamu ini, Program Studi Arsitektur berharap mahasiswa dapat memperoleh wawasan yang lebih komprehensif mengenai perkembangan profesi dan keilmuan arsitektur. Kehadiran praktisi dan akademisi dalam satu forum menjadi sarana penting untuk memperkaya pengalaman belajar, memperluas jejaring akademik, serta mendorong lahirnya generasi arsitek yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan yang berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Arsitektur dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada pemahaman terhadap realitas profesi dan tantangan masa depan yang akan dihadapi para lulusannya.