JAKARTA — Universitas Mercu Buana (UMB) kembali menggelar IDEONIC Competition, kompetisi mahasiswa internasional yang dilaksanakan secara daring dan melibatkan peserta dari sejumlah negara. Ajang ini diikuti mahasiswa dari Indonesia, China, Malaysia, Thailand, serta Somalia, dan diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana.

Rektor Universitas Mercu Buana; Prod. Dr. Ir. Andi Adriansyah, M. Eng., secara resmi membuka IDEONIC Competition dan menegaskan bahwa transformasi digital menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dalam pembelajaran, kolaborasi, dan kompetisi akademik. Pelaksanaan kompetisi secara online dinilai membuktikan bahwa batas geografis tidak lagi menjadi penghalang bagi pertukaran gagasan, kreativitas, dan kerja sama internasional.

“Pemanfaatan platform digital membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa dan institusi pendidikan untuk membangun jejaring global serta meningkatkan kualitas akademik,” ujar Andi dalam sambutan pembukaan.

IDEONIC Competition menghadirkan empat kategori lomba, yakni penulisan artikel ilmiah, desain konsep robotik, debat Bahasa Indonesia, dan pidato Bahasa Inggris. Kompetisi ini dirancang untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis, riset, literasi teknologi, serta komunikasi lintas budaya sebagai bekal mahasiswa menghadapi tantangan global.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Mercu Buana; Dr. Irmulansati Tomohardjo, M.Si., menambahkan bahwa IDEONIC Competition menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan budaya prestasi, inovasi, dan kolaborasi internasional di kalangan mahasiswa. Tingginya jumlah peserta mencerminkan antusiasme mahasiswa serta semangat berkompetisi secara sehat di tingkat nasional maupun internasional.

Tahun ini, Kompetisi Debat Bahasa Indonesia diikuti 56 tim, Lomba Pidato Bahasa Inggris diikuti 65 peserta individu, Lomba Artikel Ilmiah diikuti 72 tim, serta Lomba Desain Konsep Robotik diikuti 16 tim.

Selain sebagai ajang kompetisi, IDEONIC juga diposisikan sebagai ekosistem pembelajaran yang mendorong pertukaran budaya dan penguatan jejaring akademik lintas negara. Universitas Mercu Buana menilai kegiatan ini penting untuk mendukung agenda internasionalisasi kampus, meningkatkan rekognisi global mahasiswa, serta membentuk karakter generasi muda yang adaptif dan kompetitif.

Pimpinan universitas menyampaikan apresiasi kepada Biro Kemahasiswaan, panitia pelaksana, dewan juri, serta seluruh mitra pendukung yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan IDEONIC Competition. Kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna sekaligus pijakan awal bagi mahasiswa untuk meraih capaian akademik dan profesional di tingkat global.