Budaya populer kini semakin dilirik sebagai ruang pembelajaran sekaligus pengembangan talenta industri kreatif. Melihat potensi tersebut, Program Studi Desain Produk, Fakultas Desain dan Seni Kreatif Universitas Mercu Buana menghadirkan Sugoi Desu Pro, festival kreatif yang menggabungkan kompetisi cosplay, fashion show, dan kolaborasi komunitas sebagai wadah mengasah kreativitas generasi muda. Nama Sugoi Desu Pro berasal dari kata sugoi dalam bahasa Jepang yang berarti hebat atau luar biasa, Ketua Program Studi Desain Produk Universitas Mercu Buana, Junaidi Salam, S.Ds., M.Ds., mengatakan hobi dan budaya populer dapat menjadi pintu masuk bagi lahirnya profesi-profesi baru di sektor ekonomi kreatif apabila didukung oleh pendidikan dan ruang berekspresi. Sebanyak 50 cosplayer dari berbagai komunitas ambil bagian dalam festival ini dengan menampilkan karakter dari anime, manga, gim, hingga budaya populer Jepang. Di balik penampilan para peserta, tersimpan proses kreatif yang melibatkan kemampuan merancang kostum, membangun karakter, tata rias, hingga seni pertunjukan—kompetensi yang kini menjadi bagian dari ekosistem industri kreatif.
Desain Produk UMB menghadirkan Sugoi Desu Pro sebagai wadah mengasah kreativitas generasi muda.
Rabu, 29 Juli 2026