RM.id  Rakyat Merdeka - Mahasiswa Universitas Mercu Buana(UMB) kembali mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional. Dua tim mahasiswa UMB sukses membawa pulang penghargaan dalam International Business Plan Competition (IBPC) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI) di University Malaya-Wales, Malaysia, pada Selasa (19/5/2026).

Kompetisi tersebut diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi yang mempresentasikan ide bisnis inovatif.

Penilaian dilakukan berdasarkan aspek kreativitas, keberlanjutan usaha, kelayakan bisnis, hingga dampak sosial yang dihasilkan.

Salah satu tim dari International Class UMB yang beranggotakan Muhammad Al Fath De Niro, Monica Tandya Bethari, dan Kendo Attariq berhasil meraih penghargaan Best EdTech Innovation melalui inovasi bernama PlayLoop.

Platform berbasis shareconomy tersebut menawarkan layanan penyewaan mainan dan perlengkapan anak untuk membantu keluarga muda menekan pengeluaran sekaligus mengurangi limbah rumah tangga.

“Ada dua masalah yang ingin kami jawab, yakni persoalan ekonomi keluarga muda dan isu lingkungan. Barang yang masih layak pakai bisa dimanfaatkan kembali sehingga lebih hemat dan mengurangi sampah,” ujar Muhammad Al Fath De Niro.

Sementara itu, penghargaan Best Problem-Solving Innovation diraih tim mahasiswa Program Studi Manajemen UMB yang terdiri atas Haidara Mahamadou, Nazwa Rahma Puspita, dan Muhammad Daffa Ridwansyah melalui inovasi LivSense.

LivSense merupakan platform livestock health intelligence yang dirancang untuk membantu peternak mendeteksi potensi penyakit ternak sejak dini melalui analisis data lapangan.

Inovasi tersebut dikembangkan sebagai solusi atas tingginya kerugian akibat keterlambatan penanganan penyakit ternak.

“Kami ingin menghadirkan solusi yang lebih preventif agar risiko kerugian dan kematian ternak dapat ditekan,” kata Haidara Mahamadou, mahasiswa asal Mali.

Dalam proses persiapan kompetisi, kedua tim mendapatkan pendampingan dari dosen Universitas Mercu Buana, Ali Hanafiah.

Pendampingan dilakukan mulai dari pematangan konsep bisnis hingga latihan presentasi untuk menghadapi dewan juri internasional.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana turut mengapresiasi pencapaian para mahasiswa tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMB mampu bersaing di tingkat global melalui inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Capaian ini membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Mercu Buana memiliki kreativitas, daya saing, dan kemampuan problem solving yang baik. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berani tampil di kompetisi internasional,” ujarnya.

Prestasi tersebut sekaligus menegaskan komitmen Universitas Mercu Buana dalam mendukung pengembangan inovasi, kewirausahaan, dan kompetensi global mahasiswa melalui berbagai program akademik maupun kompetisi internasional. https://rm.id/baca-berita/education/312580/mahasiswa-umb-borong-penghargaan-di-kompetisi-bisnis-internasional