WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Prosesi wisuda sering dimaknai sebagai penanda berakhirnya perjalanan akademik.

Namun, bagi Universitas Mercu Buana, momentum kelulusan justru menegaskan makna pendidikan yang lebih mendasar: sebagai proses pembentukan karakter sekaligus instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas hidup.

Pesan itu mengemuka dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Diploma ke-60, Sarjana ke-64, Magister ke-51 dan Doktor ke-11 periode II Tahun Akademik 2025/2026, yang meluluskan 1.426 wisudawan.

Wisuda bertema 'Lulusan Berdampak Menuju Masa Depan Berkelanjutan' itu digelar di ICE BSD, Tangerang, pada Rabu (13/5/2026).

Di tengah perubahan dunia yang berlangsung cepat akibat disrupsi teknologi, ketidakpastian ekonomi, dan tantangan sosial global, pendidikan tinggi dinilai tidak lagi cukup dimaknai sebagai jalur menuju pekerjaan semata. 

Pendidikan harus menjadi ruang pembentukan manusia yang utuh, cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan tangguh dalam menghadapi perubahan.

Rektor Universitas Mercu Buana, Prof Dr Andi Adriansyah, mengatakan, pendidikan sejatinya merupakan proses memanusiakan manusia.

"Pendidikan bukan sekadar perjalanan untuk memperoleh gelar akademik, pendidikan adalah proses membentuk pribadi yang utuh, yang tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga bijak dalam mengambil keputusan serta mampu memberi arti bagi kehidupan di sekitarnya," kata Andi Adriansyah.

Menurut Andi, kualitas hidup seseorang tidak hanya ditentukan oleh pencapaian ekonomi, tetapi juga kemampuan beradaptasi, menjaga keseimbangan, membangun relasi sosial, dan menemukan makna dalam kontribusinya bagi masyarakat.

Karena itu, pendidikan harus diposisikan sebagai fondasi yang memperkuat seluruh aspek kehidupan.

"Pendidikan bekerja seperti akar yang menguatkan pohon kehidupan manusia, ia memperluas akses terhadap kesempatan, menumbuhkan rasa percaya diri, memperkuat kendali atas masa depan, dan menghadirkan kapasitas untuk menghadapi kompleksitas hidup," katanya.

Pandangan ini menjadi landasan slogan Universitas Mercu Buana, 'Education to Improve Quality of Life', yang menempatkan pendidikan sebagai kekuatan transformasional.

Implementasi visi itu diwujudkan melalui pengembangan ekosistem pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara kompetensi akademik, pembentukan karakter, pengalaman praktis, dan kesehatan fisik mahasiswa.

Universitas Mercu Buana terus memperkuat digitalisasi layanan akademik, memperluas kolaborasi industri, serta menyediakan fasilitas pendukung seperti sports center yang dilengkapi lapangan mini soccer, basket, voli, hall bulutangkis, hingga jogging track. https://wartakota.tribunnews.com/pendidikan/889827/wisuda-umb-tegaskan-pendidikan-sebagai-fondasi-karakter-dan-jalan-meningkatkan-kualitas-hidup