Jakarta, 8 Februari 2026 — Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Mercu Buana menggelar kuliah lapang bagi mahasiswa Angkatan 20 dengan mengunjungi Proyek LRT Jakarta Phase 1B pada 7–8 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap praktik di lapangan.

Mahasiswa mengikuti pemaparan langsung dari pihak pelaksana proyek terkait progres pembangunan LRT Jakarta Phase 1B. Materi yang disampaikan mencakup tahapan perencanaan, metode konstruksi, serta berbagai tantangan teknis di lapangan, termasuk aspek koordinasi proyek dan penerapan keselamatan kerja pada pembangunan infrastruktur perkotaan berskala besar.

Ketua Program Studi Magister Teknik Sipil, Dr. Ir. Mawardin Amin, yang turut mendampingi kegiatan ini menyatakan bahwa kuliah lapang merupakan metode pembelajaran penting untuk menjembatani teori dan praktik. “Mahasiswa perlu memahami bagaimana konsep teknik sipil diterapkan dalam proyek berskala besar,” ujarnya.

Selain observasi lapangan, mahasiswa juga berdiskusi dengan pihak proyek terkait aspek teknis dan manajerial. Interaksi ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa serta meningkatkan kesiapan mereka sebagai calon profesional di bidang infrastruktur.

Setelah kunjungan proyek, kegiatan dilanjutkan dengan outbound di kawasan Pancawati, Bogor. Agenda ini difokuskan pada penguatan kerja sama tim, kepemimpinan, dan komunikasi antar mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, Universitas Mercu Buana berharap mahasiswa mampu mengintegrasikan kompetensi akademik dan keterampilan interpersonal secara seimbang. Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di sektor pembangunan infrastruktur.