TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Tim mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar, Universitas Mercu Buana, Universitas Diponegoro, hingga perguruan tinggi luar negeri seperti Prince of Songkla University Thailand dan Zhejiang Business Technology Institute Tiongkok tampil sebagai pemenang dalam ajang International Development, Innovation, and Competition (IDEONIC) 2026 yang digelar Universitas Mercu Buana (UMB).

Kompetisi akademik internasional yang berlangsung secara daring pada 17–19 Januari 2026 itu mempertandingkan empat kategori lomba dan diikuti ratusan mahasiswa dari Indonesia, Tiongkok, Malaysia, dan Thailand.

Pengumuman pemenang dilakukan secara daring pada 22 Januari 2026.

IDEONIC 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa mengintegrasikan kreativitas, riset ilmiah, dan pemanfaatan teknologi dalam menjawab tantangan global lintas disiplin keilmuan.

Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng, menegaskan IDEONIC tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari strategi internasionalisasi kampus.

“Ajang ini dirancang sebagai ruang pengembangan ide, inovasi, dan riset berbasis kolaborasi internasional. Ini menjadi bagian dari upaya Universitas Mercu Buana membangun daya saing global mahasiswa,” ujar Andi dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa lintas negara dalam forum akademik penting untuk membentuk pola pikir global, meningkatkan kapasitas riset, serta kesiapan menghadapi dunia profesional yang semakin kompetitif.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya pikir kritis, kemampuan riset, literasi teknologi, serta kompetensi komunikasi lintas budaya.

“Kami ingin melahirkan lulusan UMB yang siap bersaing secara global dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan,” kata Andi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UMB, Dr. Irmulansati Tomohardjo, S.H., M.Si, menyebut kompetisi internasional seperti IDEONIC memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter mahasiswa.

“Mahasiswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar berkolaborasi lintas budaya, memperluas jejaring akademik, dan mengasah kepercayaan diri di tingkat internasional,” ujarnya.

IDEONIC 2026 mempertandingkan empat kategori utama, yakni Debat Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Inggris, Artikel Ilmiah, dan Desain Konsep Robotika.

Rincian peserta meliputi 56 tim debat, 65 peserta pidato individu, 72 tim artikel ilmiah, serta 16 tim desain robotika.

Ragam kategori tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan analisis, komunikasi, riset, dan inovasi teknologi mahasiswa. https://m.tribunnews.com/nasional/7784971/kompetisi-internasional-umb-dorong-riset-inovasi-dan-kolaborasi-global-mahasiswa