Sebanyak 37 mahasiswa yang terdiri dari Badan Pengurus Harian dan Departemen Sosial Unit Kegiatan Khusus (UKK) OASE Universitas Mercu Buana menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran yang berada di Jalan Kebon Kosong RW 4 Kemayoran, Jakarta Pusat (20/12).
Kebakaran yang terjadi pada 10 Desember 2024 itu, dipicu oleh salah satu rumah warga pengepul rongsokan plastik yang lupa mematikan kompor saat meninggalkan rumah. Akibatnya, sekitar 1800 warga dari 66 kepala keluarga harus mengungsi karena terbakar rumahnya. Terdapat satu korban luka yaitu seorang ibu hamil dan 14 orang rawat jalan.
OASE sebagai salah satu UKK Universitas Mercu Buana yang peduli terhadap lingkungan dan sosial tergerak untuk melakukan kegiatan Open Donation dengan tema “Satu Langkah, Seribu Harapan: Kebakaran Kemayoran”.
Menurut Ketua Panitia Open Donation, Arviandra, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan langsung kepada korban bencana kebakaran Kemayoran, empati terhadap korban dan tentunya meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.
“Donasi terbagi menjadi dua yaitu secara online pada 15 – 19 Desember 2024 dan offline pada 20 Desember 2024, kita juga disini sebagai jembatan antara para donatur yang ingin memberikan bantuannya”, sambung Arviandra.
Dari keseluruhan jumlah donasi online dan offline, terkumpul sejumlah Rp. 4.421.100 yang dibelanjakan untuk kebutuhan yang sangat diperlukan bagi warga terdampak kebakaran, diantaranya: pakaian dalam, peralatan mandi, pampers dewasa dan bayi serta pembalut.
Jum’at, 20 Desember 2024, UKK OASE menyerahkan bantuan dari hasil donasi tersebut kepada bagian logistik Dinas Sosial di Masjid Al Ihsan, Kebon Kosong, yang menjadi posko kebakaran.
UKK OASE mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah berbagi rezeki untuk membantu para saudara kita yang terdampak bencana kebakaran di wilayah Kemayoran. UKK OASE mengajak kita semua untuk teruslah melakukan hal-hal baik dan positif terhadap sesama dan terus meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.







